7 Cara Mengobati Kaki Burung yang Tidak Nyengkram

Tahukah Anda? Kaki burung yang selalu diangkat dan tidak mencengkeram bisa jadi indikasi adanya masalah serius. Namun, terkadang kondisi ini justru disalah artikan oleh pemilik burung sebagai aksi unjuk kebolehan.

Lantas, apa penyebab burung berperilaku seperti itu dan bagaimana cara mengobati kaki burung yang tidak nyengkram?

Penyebab Kaki Burung Tidak Bisa Mencengkeram

Berikut beberapa penyebab yang sering terjadi ketika kaki burung tidak bisa mencengkeram:

1. Kaki Burung Terluka

Ketika mendapati burung peliharaan selalu mengangkat sebelah kakinya, Anda patut curiga. Perhatikan baik-baik kondisi kaki peliharaan Anda, bisa jadi kakinya sedang terluka.

2. Bengkak Karena Penyakit Tertentu

Selain terluka, burung yang sering mengangkat kakinya juga bisa disebabkan oleh bumble foot atau bengkak bubulan. Ketika Anda memeriksa kaki burung dengan seksama, maka akan terlihat bengkak dan berkerak.

Penyakit ini kerap menyerang burung Kenari. Namun, tidak menutup kemungkinan burung Lovebird, Kacer, dan Murai Batu juga mengalami penyakit serupa.

Ciri penyakit yang bisa membuat kaki burung tidak nyengkram ini berupa munculnya benjolan seperti jerawat kecil sela-sela jari, telapak kaki, dan pangkal kuku. Jerawat kecil ini berwarna merah muda.

Bengkak bubulan bisa disebabkan karena tangkringan yang tidak sesuai dan kotor, burung terlalu gemuk, kekurangan gizi, atau terlalu banyak mengonsumsi makanan berserat.

3. Kaki Burung Digigit Nyamuk

Anda mungkin heran, nyamuk bisa menggigit kaki burung? Ya, nyamuk bisa menggigit kaki burung dan menyebabkan bengkak. Selain itu, berbagai jenis penyakit yang disebabkan oleh virus, jamur, bakteri, dan lain-lain juga bisa ditularkan melalui gigitan nyamuk ini.

4. Bengkak pada Pembuluh Darah

Jika Anda menemukan urat-urat yang menonjol pada burung peliharaan, itu merupakan pertanda adanya pembengkakan pembuluh darah. Meski penyebab pasti bengkaknya pembuluh darah ini belum diketahui, beberapa ahli menduga hal tersebut disebabkan oleh benturan pada kaki burung.

Benturan tersebut membuat ligamen tertekan sehingga pembuluh darah jadi tersumbat.

5. Mengalami Scaly Leg (Kaki Berkerak)

Pernahkah Anda menemui kerak pada kaki burung yang tidak mau mencengkeram? Kondisi ini disebut scaly leg. Penyebab dari kaki burung yang berkerak ini adalah knemidocoptes pilae atau tungau berkaki delapan yang berukuran sangat kecil.

Scaly leg biasanya dialami oleh burung Kenari dan sebagian kecil burung Parkit. Penyakit kaki berkerak ini bisa menular ke burung lain yang mengalami kontak langsung dengan burung penderita mau pun diturunkan dari induk ke piyik.

6. Mengalami Kram atau Kejang

Ketika kaki burung tidak mau nyengkram dan sering diangkat, bisa jadi peliharaan Anda mengalami kram atau kejang pada kaki. Kram atau kejang pada kaki burung ini umumnya disebabkan karena kelelahan dan belum diberi pakan sehingga kekurangan nutrisi (vitamin B1).

7. Timbul Guratan Merah

Perhatikan kaki burung yang tidak mau mencengkeram. Jika terdapat guratan merah pada kakinya, besar kemungkinan peliharaan Anda mengalami infeksi akibat jamur, luka tergores, mau pun gigitan nyamuk.

Cara Mengobati Kaki Burung yang Tidak Nyengkram

Ketika kaki burung peliharaan tidak bisa mencengkeram, Anda tidak perlu panik. Anda bisa mengatasinya sendiri dengan 7 cara mengobati kaki burung yang tidak nyengkram berikut:

1. Mengobati Kaki Burung yang Terluka

Oleskan antiseptik pada sekitar luka untuk mencegah timbulnya infeksi. Untuk mempercepat proses penyembuhan luka, berikan pakan yang bergizi dan multivitamin tambahan.

2. Mengobati Bengkak pada Kaki Burung

Hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah membersihkan dan memperbaiki tangkringan. Lilit tangkringan tersebut dengan perban atau kain bersih. Kemudian berikan pakan burung yang berkualitas dan bernutrisi tinggi.

Bila bengkak sudah cukup parah, Anda bisa mengoleskan birdcream dan memberikan perban pada kaki burung. Sebelum mengoleskan krim tersebut, bersihkan kaki burung dengan cairan antiseptik terlebih dahulu.

3. Mengobati Kaki Burung yang Bengkak Akibat Digigit Nyamuk

Anda bisa mengoleskan minyak tawon, minyak kayu putih, atau birdcream pada kaki burung yang bengkak karena gigitan serangga. Setelah itu, berikan kain penutup atau kerodong pada sangkar burung untuk melindunginya dari gigitan nyamuk. Hindari penggunaan zat kimia atau obat nyamuk, karena dapat menyebabkan burung mengalami keracunan.

4. Mengobati Pembuluh Darah Bengkak pada Burung

Pertama, tempatkan burung pada sangkar karantina yang telah diberi handuk lembut pada bagian dasar sangkar. Setelah itu, oleskan orajel pada pembuluh darah yang bengkak.

Orajel merupakan obat yang digunakan untuk merangsang pertumbuhan gigi bayi. Namun, produk tersebut diyakini dapat mengurangi nyeri pada pembuluh darah burung yang bengkak.

Untuk mengurangi pembengkakan, oleskan krim vitamin A dan D, serta berikan obat Dimethyl sulfoxide (DMSO).

5. Mengobati Scaly Leg

Jika Anda mendapati scaly leg pada burung, segera olesi dengan birdcream agar lesi atau kerak tidak semakin melebar. Gunakan cotton bud untuk mengoleskan krim tersebut.

6. Mengatasi Kram

Kunci mengatasi kram pada kaki burung adalah jangan telat memberikan pakan. Selain itu, berikan tambahan multivitamin, khususnya vitamin B-komplek.

7. Mengobati Guratan Merah pada Kaki Burung

Segera bersihkan kaki burung dengan cairan antiseptik, kemudian oleskan birdcream. Namun pada kondisi guratan merah sudah menjalar ke bagian tubuh lain, peliharaan Anda tidak dapat pulih total.

Demikian penyebab dan cara mengobati kaki burung yang tidak nyengkram. Jadi, jangan anggap remeh kelakuan burung yang selalu mengangkat kakinya. Segera lakukan tindakan pengobatan atau bawa peliharaan Anda ke dokter untuk penanganan lebih lanjut.

7 Cara Mengobati Kaki Burung yang Tidak Nyengkram Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Lucy