13 Cara Mengetahui Perbedaan Trucuk Jantan dan Betina

Burung trucuk atau yang kerap disebut trucukan merupakan salah satu jenis burung pengicau yang mudah ditemukan di Indonesia, terutama di wilayah bagian barat.

Meski belum terlalu populer seperti kerabat dekatnya, cucak rowo atau kutilang, trucuk ternyata memiliki suara kicauan yang unik.

Sebelum memilih mana burung yang akan dipelihara, sebaiknya Anda mengetahui perbedaan trucuk jantan dan betina.

Hal ini karena jenis kelamin akan menentukan kualitas kicauan serta cara perawatan yang tepat.

Ciri Fisik Burung Trucuk Jantan

Ciri Fisik Burung Trucuk Jantan

Beberapa ciri fisik yang menandakan bahwa trucuk adalah seekor burung jantan yakni:

  • Memiliki postur tubuh yang lebih tegap dan panjang.
  • Pada bagian kepala, terdapat kurang lebih tiga helai rambut berwarna hitam, dan mulai tumbuh saat burung berumur 2 hingga 3 bulan.
  • Ketika sedang berkicau, jambul dalam posisi tegak.
  • Seekor jantan memiliki bulu ekor yang lebih panjang dibandingan betina.
  • Warna bulu di bagian dada lebih gelap.
  • Bulu-bulu halus di area telinga tampak lebih panjang.
  • Lingkaran mata terlihat lebih bulat dan berwarna hitam pekat.

Ciri Fisik Burung Trucuk Betina

Ciri Fisik Burung Trucuk Betina

Ciri fisik seekor trucuk betina yang tampak jelas yakni:

  • Tubuh berukuran lebih pendek.
  • Tidak memiliki rambut hitam pada bagian kepala seperti halnya trucuk jantan.
  • Bulu ekor memiliki ukuran yang lebih pendek.
  • Bulu yang menutupi area dada memiliki warna yang lebih terang.
  • Ukuran bulu-bulu halus di bagian telinga lebih pendek.
  • Lingkaran mata berwarna hitam pudar.

Pilih Trucuk Jantan Atau Betina?

Pilih Trucuk Jantan atau Betina

Memang untuk mengetahui perbedaan trucuk jantan dan betina bukanlah hal mudah terutama bila Anda baru pertama kali mengoleksinya.

Bila dilihat sekilas, keduanya memang hampir serupa. Karena itu, harus diperhatikan dengan seksama perbedaan fisiknya.

Selain ciri fisik, Anda juga dapat membedakannya dari kicauan, seekor trucuk jantan memiliki kicauan yang lebih bervariasi dibandingkan dengan betina.

Trucuk jantan juga memiliki volume kicauan yang lebih keras serta tetap stabil meski sedang berada dalam proses perontokan bulu (mabung).

Sementara itu, burung betina ketika masuk ke dalam masa mabung mulai malas berkicau.

Walaupun tidak termasuk burung yang memiliki harga mahal, trucuk merupakan salah satu burung kicau yang sudah banyak dipelihara terutama oleh mereka yang tinggal di pedesaan.

Apalagi trucuk termasuk jenis burung yang jinak terutama bila dipelihara sejak kecil.

Proses perawatan burung ini pun relatif mudah karena tidak susah untuk mencari pakannya.

Jenis makanan yang biasanya dikonsumsi berupa buah-buahan berdaging lunak seperti mangga atau papaya, jangkrik, cacing serta bisa juga diberikan pakan buatan.

Antara trucuk jantan dan betina sebenarnya tidak memiliki perbedaan besar dalam proses perawatan sehari-hari.

Hanya saja perlu diberi perhatian khusus pada masa kawin atau sesudahnya.

Pemberian makanan yang tinggi protein akan sangat mendukung berhasilnya proses reproduksi.

Sementara dalam proses pengeraman telur, trucukan betina harus ditempatkan dalam suasa yang tenang untuk menghindari stres.

Namun, harus diingat, ketika memilih anakan baik yang jantan maupun betina, pilihlah anakan yang aktif serta terlihat makan dengan lahap.

Ini menunjukan burung tersebut sudah terbiasa hidup di dalam sangkar sehingga tidak perlu waktu yang lama untuk beradaptasi di lingkungan baru.

Kesalahan Menentukan Jenis Kelamin Trucuk

Salah Kaprah Saat Menentukan Jenis Kelamin Trucuk

Meski sudah banyak informasi mengenai ciri fisik dan kicauan, masih saja ada yang salah kaprah ketika menentukan perbedaan trucuk jantan dan betina.

Beberapa hal yang menjadi patokan yang salah ketika menentukan jenis kelamin burung yakni:

  • Banyak pecinta burung yang masih menganggap apabila mulut dan lidah trucuk berwarna kuning berarti pasti berkelamin jantan dan memiliki suara bagus. Namun, pada kenyataannya, warna kuning pada bagian badan trucuk menandakan mereka sudah memasuki umur yang matang.

  • Bentuk ekor trucuk yang menyerupai huruf v atau dalam keadaan mengumpul, tidak menandakan jenis kelamin tertentu. Indikator tersebut merujuk pada kondisi burung yang berada dalam keadaan baik.

  • Postur tubuh yang besar tidak menentukan jenis kelamin. Seringkali para kolektor burung menganggap bahwa trucuk jantan memiliki ukuran badan yang lebih besar. Terdapat beberapa burung betina yang juga memiliki ukuran tubuh besar. Namun, umumnya burung trucuk jantan berukuran lebih panjang dan memiliki postur yang lebih gagah dan tegak.

  • Warna bulu yang tampak berkilau bukanlah tanda yang bisa menentukan jenis kelamin seekor trucuk. Bila Anda menjumpai burung trucuk dengan bulu seperti itu, artinya burung ada dalam kondisi sehat dan kebutuhan gizinya terpenuhi. Hal tersebut bisa menjadi pertimbangan Anda untuk membelinya.

  • Warna kuning pada area dubur tidak menjadi perbedaan antara trucuk jantan dan betina, melainkan merupakan indikator dari daerah mana burung tersebut berasal.

Karena sifatnya yang ramah, trucuk cocok dijadikan peliharaan di rumah bahkan oleh anak-anak sekalipun.

Harganya yang terjangkau serta proses perawatan yang mudah, membuatnya bisa dijadikan salah satu koleksi Anda di rumah.

13 Cara Mengetahui Perbedaan Trucuk Jantan dan Betina Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Lucy