4 Perbedaan Sirtu Jantan dan Betina (+Cara Merawatnya)

Burung sirtu merupakan salah satu burung kicau yang cocok dijadikan peliharaan. Selain suaranya yang merdu, sirtu juga memiliki warna yang menarik bila dirawat dengan baik.

Bagi para pemula tentu ingin mengetahui apa perbedaan sirtu jantan dan betina agar tidak terkecoh ketika membeli.

Berikut informasi lengkapnya yang harus Anda ketahui.

Mengenal Burung Sirtu

Mengenal Burung Sirtu

Sirtu (Aegithina tiphia) adalah burung pengicau berukuran kecil yang awalnya ditemukan di India.

Kini persebarannya telah meluas hingga sampai ke Persia, Malaysia, Indonesia dan Filipina. Di Indonesia sendiri, sirtu dapat dijumpai di Pulau Bali, Jawa, Kalimantan dan Sumatera.

Di alam, burung ini hidup dalam koloni dan memiliki kicauan yang cukup bervariasi. Kadang, siulan sirtu hanya mengeluarkan bunyi ‘churrs’. Namun Anda juga bisa mendegar nada panjang ‘wheee-tee’.

Burung ini juga menirukan suara burung lain seperti burung srigunting. Karena itu, hendak mengoleksi burung ini sebaiknya lebih dari satu ekor agar peliharaan Anda pun merasa nyaman.

Sama seperti burung lainnya, sirtu juga akan menggugurkan bulunya secara alami (mabung). Berdasarkan siklus rutin, proses ini terjadi sebanyak dua kali dalam satu tahun.

Saat proses ini berlangsung, burung menjadi rentan terhadap serangan stres dan penyakit. Karena itu, pastikan kebutuhan nutrisinya harus berada dalam jumlah cukup.

Burung sirtu sendiri memiliki banyak jenis. Namun, dua diataranya bisa dengan mudah dijumpai di Indoneisa yakni sirtu kacat dan sirtu jantung.

Jenis kacat banyak dijumpai di pulau Jawa, Bali, Sumatera dan Kalimantan. Sementara itu, sirtu jantung hanya terdapat di pulau Sumatera dan Kalimantan.

Perbedaan Sirtu Jantan dan Betina

Perbedaan Sirtu Jantan dan Betina

Banyak faktor yang bisa Anda amati untuk mengetahui manakah jenis burung sirtu yang jantan atau betina. Faktor-faktor tersebut yakni:

1. Warna Bulu

Warna bulu merupakan perbedaan sirtu jantan dan betina yang bisa dilihat. Bagi burung yang langsung ditangkap dari hutan, perbedaan warna ini terasa mencolok.

Burung jantan terlihat memiliki warna yang lebih terang dan cerah. Sedangkan warna bulu betina lebih kusam.

Sayangnya, pada sirtu hasil penangkaran, perbedaan warna bulu terkadang sulit dibedakan karena baik bulu burung jantan maupun betina tampak kusam.

Selain warna, tekstur bulu paha sirtu jantan lebih tebal dibandingan yang dimiliki oleh betina. Selanjutnya bulu di bagian pinggul hewan jantan, didominasi oleh warna putih.

2. Warna lidah dan mulut

Cara berikutnya untuk mengetahui perbedaan sirtu jantan dan betina yakni melihat warna bagian dalam mulut dan lidah burung.

Pada burung jantan, warna mulut dan lidahnya hitam pekat. Mulut sirtu betina memang masih hitam namun warna lidahnya lebih putih.

Pengamatan ini hanya bisa dilakukan saat burung sudah dinyatakan dewasa atau berusia diatas satu tahun.

Pada anakan yang masih berusia di bawah satu tahun, mulut dan lidah mereka masih berwarna kemerah-merahan.

3. Suara Kicauan

Untuk membedakan jenis kelamin burung sirtu, bisa diketahui dari suara kicauan yang dikeluarkan.

Sejak usia muda, saat berumur 2 atau 3 bulan, burung sirtu jantan lebih aktif bersuara. Dalam rentang waktu ini pula, mereka sudah belajar bersiul.

Bahkan pada usia kurang lebih 6 bulan, sirtu jantan sudah mulai mengeluarkan bunyi ‘sirtu’. Burung betina sendiri tidak memiliki variasi kicauan dan karang merengek.

4. Paruh

Paruh pada sirtu jantan umumnya berukuran lebih besar dan tegas bila dibandingkan dengan betina.

Hal ini karena burung jantan sering menggunakan paruh untuk bertarung dengan burung lain yang sejenis terutama saat musim kawin.

Beberapa orang yang gemar memelihara sirtu, masih percaya bila jenis kelamin anakan burung bisa diketahui dari jumlah anakan yang masih ada di dalam sarang.

Misalnya saat burung sirtu hanya ada satu, maka dikatakan burung tersebut sudah pasti adalah jantan.

Namun, hal ini hanyalah berdasarkan prediksi dan pengalaman mayoritas sebagian orang sehingga belum terbukti kebenarannya.

Makanan dan Perawatan Burung Sirtu

Makanan dan Perawatan Burung Sirtu

Setelah mengetahui perbedaan sirtu jantan dan betina, informasi mengenai makanan serta cara perawatan burung pun harus diketahui.

Tak hanya ulat, jangkrik dan kroto yang menjadi makanan kegemaran sirtu, namun juga buah-buahan segar.

Untuk meningkatan kualitas burung, Anda juga bisa memberikan tambahan obat-obatan yang diperoleh dari dokter hewan.

Untuk perawatan hariannya, menangani sirtu sebenarnya cukup simpel. Sirtu dimandikan ketika pagi hari, kemudian diangin-anginkan hingga kering.

Area kandang, tempat makan dan minum pun harus selalu dibersihkan. Latihlah burung melakukan kegiatan ini sesering mungkin agar tidak stres.

Demikianlah informasi mengenai burung sirtu. Jangan tunggu lama lagi, segera siapkan dana dan belilah anakan sirtu berkualitas.

Bila ingin kualitas terbaik, Anda bisa membeli sirtu yang diambil langsung dari hutan, namun telah melalui proses adaptasi terlebih dulu.

4 Perbedaan Sirtu Jantan dan Betina (+Cara Merawatnya) Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Lucy